EndGame

EndGame - Kajian Medina
ENDGAME

Bagi saya, soal pemilu itu sudah final. Sejak dulu saya mengambil pendapat terkuat bahwa itu dibolehkan. Hal itu sudah sejak lama difatwakan oleh para ulama besar dari berbagai dunia. Selain itu juga, fatwa pembolehkan pemilu itu lebih realistis dibandingkan yang mengharamkannya. Tentu, dengan tetap menghormati ulama yang mengharamkannya.

Kadang saya berpikir, sebagian orang yang mengaku kokoh itu seakan punya prinsip kalau kokoh memegang bara api itu harus selalu pendapatnya haram. Pemilu haram. Isbal haram mutlak. Atau berbagai isu lainnya. Seakan kekokohan itu diukur jika pendapatnya selalu haram. Padahal para ulama yang lebih kokoh sejak dulu tak selalu pendapatnya mengharamkan sesuatu.

Sekarang begini saja, saya tantang Anda yang menganggap diri Anda kokoh. Ketika pemilu gak mau ikut nyoblos karena mungkin menganggap diri Anda harus kokoh dengan cara itu. Saya harap semoga di antara Anda nanti tak ada yang diam-diam menonton film Avengers Endgame. Jangan sampai nyoblos kagak mau padahal jelas fatwa para ulamanya, tetapi nonton film mau. Jika ternyata Anda diam-diam nonton film yang sedang viral itu, maka omong kosong dengan kekokohan yang selalu Anda gembar-gemborkan. Termasuk juga yang masih suka nonton bola, merokok diam-diam, melihat wanita diam-diam, dan seterusnya. Makanya bro, hidup itu rileks saja. Harus siap berlapang dada dan berbeda pendapat. Hidup itu tak selalu harus bersitegang apalagi terhadap isu yang sudah dibahas para ulama. Cobalah piknik cari hiburan agar kembali rileks urat syaraf kita. Sekian.


Robi Maulana Saifullah
14 April pukul 12.43 ·

Related Posts

Ayo Belajar Islam

"Ayo belajar ilmu fiqih, agar tidak mudah menyalahkan orang dan tidak gampang bilang bid'ah kepada sesama muslim." "Ayo belajar fiqih ihktilaf, agar tidak merasa paling benar sendiri." "Ayo belajar perbandingan mazhab, agar tidak merasa selain kami sesat." (Kajian Medina)

Kajian Medina

Blog Kajian Medina : Cerdaskan Umat Lewat Kajian Khilafiyah, Ikhtilaf dan Ukhuwah oleh Ustadz dan Tokoh Sebagai Pencerahan Menuju Persatuan Islam Ahlus Sunnah Waljamaah.