Strategi Licik Snouck Hurgronje Melawan Islam Politik

Strategi Licik Snouck Hurgronje Melawan Islam Politik - Kajian Medina
Dalam bidang ibadah, pemerintah Hindia Belanda direkomendasikan oleh Snouck Hurgronje untuk memberikan kebebasan umat Islam untuk beribadah dan menjalankan agamanya, asalkan tidak mengganggu kekuasaan penjajah Belanda. Islam diupayakan hanya menjadi "agama masjid" saja.

Dalam bidang politik, pemerintah diusulkan untuk menolak setiap usaha yang membawa rakyat kepada fanatisme dan Pan Islamisme [persatuan umat Islam sedunia]. Bagi Snouck Hurgronje, Islam politik harus dihindari, dibatasi bahkan harus dilarang. Membiarkan Islam politik sama saja akan melahirkan fanatisme agama yang kelak akan berbahaya bagi kekuasaan kolonial. Bila diperlukan, Islam politik harus ditumpas melalui kekerasan dan kekuatan senjata. Setelah Islam politik ditumpas, pemerintah harus segera bergerak memberikan pendidikan dan kesejahteraan, agar masyarakat pribumi mempercayai maksud baik pemerintah kolonial.

Teringat perkataan Buya Hamka, "Tuan boleh menuduh kaum muslimin itu fanatik. Tapi tuan harus membenarkan kata hati tuan sendiri bahwasanya fanatik umat Islam itu modal yang sangat besar dalam kemerdekaan Indonesia. Agar tuan tahu itu bukanlah fanatik! Itulah yang bernama ghirah!"

Sumber referensi ada di bagian akhir video | Ilustrasi Perang Aceh di video diambil dari film Tjoet Nja' Dhien [1988]

#snouckhurgronje #aceh #kesultananaceh #perangaceh #sejarahaceh #belanda #hindiabelanda #islampolitik


Cordova Media berada di Provinsi Aceh.
8 April pukul 13.30 · Kota Banda Aceh ·

Related Posts

Ayo Belajar Islam

"Ayo belajar ilmu fiqih, agar tidak mudah menyalahkan orang dan tidak gampang bilang bid'ah kepada sesama muslim." "Ayo belajar fiqih ihktilaf, agar tidak merasa paling benar sendiri." "Ayo belajar perbandingan mazhab, agar tidak merasa selain kami sesat." (Kajian Medina)

Kajian Medina

Blog Kajian Medina : Cerdaskan Umat Lewat Kajian Khilafiyah, Ikhtilaf dan Ukhuwah oleh Ustadz dan Tokoh Sebagai Pencerahan Menuju Persatuan Islam Ahlus Sunnah Waljamaah.